Rujak Manis: Inovasi Kartu Rujukan Mandiri Siswa di Kabupaten Tangerang

Di Kabupaten Tangerang, upaya untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak-anak sekolah dasar mengalami terobosan signifikan dengan diperkenalkannya inovasi terbaru yang dikenal dengan nama "Rujak Manis" (Kartu Rujukan Mandiri Siswa). Inovasi ini bertujuan untuk memperbaiki pemantauan dan pengelolaan kesehatan gigi dan mulut pada siswa SD, yang seringkali terabaikan setelah pemeriksaan awal di sekolah.

Dalam laporan pemantauan dari Januari hingga Juli 2022, terungkap bahwa hanya sekitar 3% siswa yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan gigi di sekolah melanjutkan ke tahap pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan. Hal ini berpotensi menyebabkan peningkatan jumlah kasus gigi berlubang dan penyakit mulut pada anak-anak, yang pada gilirannya menurunkan derajat kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan.

Menanggapi masalah ini, Rujak Manis diperkenalkan sebagai solusi inovatif dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Kartu Rujukan Mandiri Siswa ini berfungsi sebagai alat identifikasi bagi siswa yang telah menjalani skrining kesehatan gigi di sekolah dasar. Dengan kartu ini, siswa akan menerima rujukan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di puskesmas atau fasilitas kesehatan poli gigi terdekat.

Inovasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan angka kunjungan ke layanan medis dari rujukan hasil skrining Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS), tetapi juga untuk memperluas informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut kepada orang tua atau wali siswa. Selain itu, Rujak Manis melibatkan peran aktif guru sekolah dalam program UKGS, serta memperluas cakupan layanan puskesmas khususnya dalam layanan kesehatan gigi dan mulut pada siswa SD.

Rancang bangun dari inovasi ini melibatkan beberapa langkah kunci. Pertama, pembuatan Kartu Rujukan Mandiri Siswa yang akan menyimpan data penting seperti riwayat pendidikan dan informasi kesehatan gigi. Kartu ini akan diberikan kepada siswa setelah mereka menjalani skrining kesehatan gigi di sekolah. Dengan adanya kartu ini, siswa yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dapat dengan mudah memperoleh rujukan ke layanan kesehatan yang tersedia.

Implementasi Rujak Manis menunjukkan hasil yang signifikan. Data kunjungan siswa ke puskesmas meningkat secara drastis setelah inovasi ini diterapkan. Pada periode Januari hingga September 2022, hanya 12 siswa yang melakukan kunjungan ke fasilitas kesehatan. Namun, setelah program aktualisasi dilakukan di 12 sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Balaraja, jumlah kunjungan siswa melonjak menjadi 114 siswa pada bulan Oktober dan November 2022.

Rujak Manis telah berhasil memperbaiki akses dan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi anak-anak sekolah dasar di Kabupaten Tangerang. Dengan memanfaatkan teknologi dan melibatkan berbagai pihak, inovasi ini diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan siswa serta orang tua terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut, serta mengurangi risiko gangguan kesehatan gigi di masa depan.